Tampilkan postingan dengan label pandemi covid 19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pandemi covid 19. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2020

Ramadhan yang berbeda

Hari ini bertepatan dengan hari ketiga bulan ramadhan di tahun ini. Dan ramadhan kali ini sangatlah berbeda. Di beberapa wilayah yang berzona merah (yg positif covid 19 nya banyak), dilarang melakukan shalat tarawih berjamaah di mesjid. Jalanan terlihat lengang dan sepi. Pasar2 kaget ramadhan yg setiap sore ramai pengunjung pun ditiadakan. Pasar Baru Bandung yg kalau menjelang puasa selalu padat pengunjung, sekarang pun terlihat sepi. Dan pemerintah pun mengeluarkan larangan mudik untuk mencegah persebaran virus corona. Aturan work from home dan school from home pun diperpanjang sampai akhir mei 2020. Beginilah ramadhan taun ini, terasa sepi..
Tapi lihatlah hikmah dibalik kejadian ini. Langit2 perkotaan terlihat biru cerah, karena berkurangnya polusi udara. Jalanan sepi, tapi didalam rumah terlihat ramai, karena setiap anggota keluarga ada dan berkumpul. Shalat tarawih berjamaah pindah ke dalam rumah, tadarus qur'an terdengar bersahutan antara ayah, ibu dan anak. Sungguh tidak mengurangi rasa khusyuk ramadhan, bahkan terlihat sangat istimewa menurut saya. 
Yah, memang selalu ada hikmah dibalik kejadian. Semoga dengan adanya pandemi ini lebih meningkatkan kedekatan kita kepada Allah Sang Pemilik Makhluk, lebih banyak ibadahnya, lebih banyak sedekahnya, lebih banyak ikhlas dan sabarnya, aamiin..

Sabtu, 18 April 2020

School from home

Salah satu kebijakan dari stay at home adalah  school from home (sfh) atau sekolah dari rumah. Sudah sebulan anak2 menjalani sfh, otomatis selama itu pula anak2 mendapat tugas online dari sekolah. Sebenernya sih yg sibuk mengerjakan tugas bukan hanya anak2 nya saja, tapi emak atau bapaknya juga ikut kebagian "riweuh". Masih mending yang anaknya cuma satu, coba yg anaknya banyak, kebayang keriweuhan yang terjadi setiap harinya. Ini juga yang dialami oleh saya, dan teman2 semasa kuliah. Makanya tadi sore tuh seru banget d wa grup kuliahan ngebahas tentang sekolah online. Ada curhat dari emak, curhat dari bu guru, dan ada pula curhatan dari emak yang merangkap sebagai bu guru. Kebayang paciweuhnya suasana ketika anak2 mengerjakan tugas online, berbarengan dengan tugas emak di dapur dan kerjaan rumah tangga lainnya. Hhmmm..jadi mikir, apakah home schooling seperti ini suasananya🤔
Kyknya nggak deh..
Jadi inget pesan salah satu praktisi home schooling di indonesia, ini dia pesannya..
Setuju banget sih. Belum lagi sekolah online tuh membutuhkan sinyal dan kuota, yg tdk setiap orang dengan mudah mendapatkannya. Makanya salut banget sama anak2  yg masih tetap bersemangat mengerjakan tugas sekolah di tengah2 keterbatasan. Salut juga sama ibu dan bapak guru yg sudah bersedia mengajar online dari rumah plus menilai hasil kerja siswa di wa grup yang pasti kebayang lieurnya😅.
Hhmmm...klo lagi suntuk ngebantuin tugas anak sekolah, atau sekedar ngebujuk anak buat ngerjain tugas sekolah, jadi kangen suasana sekolah seperti dulu. Anak2 belajar & bermain di sekolah bersama teman2nya tanpa ada rasa kekhawatiran...
Semoga pandemi ini segera berlalu, aamin..

Kamis, 16 April 2020

Kangen travelling

Udah sebulan lebih ngejalanin stay at home. Rasanya kok mulai bosan ya. Apalagi anakku. Dia mulai kangen sekolah. Tiap hari nanyain kapan masuk sekolah. Duh, sedih deh emak jadinya😔. Tapi ya mau gimana lagi, si corona masih betah berkeliaran, dan kadang dia hinggap di orang yg punya imun kuat, jd tdk nampak gejalanya. Nah justru ini yg bahaya, seseorang disangka sehat padahal ada virus corona d tubuhnya. Makanya saya udh lama banget nggak berkunjung ke rumah ortu, padahal kangennya udah banget2 deh. Untungnya kita masih bisa video call an, setidaknya bisa mengobati rasa rindu, hehe..
Saya juga jadi kangen travelling.. Bosen tiap hari jalan2nya seputar sumur kasur dapur terus😁. Rasanya pengen banget menghirup udara segar pegunungan atau perkebunan teh, pengen banget main2 pasir di pantai, atau sekedar jalan2 di mall gitu, hahaha..
Tapi ya itu dia, kita harus banyak2 bersabar. Mungkin Allah memberi ujian ini supaya kita bisa introspeksi diri. Mungkin selama ini kita kurang bersyukur, diberi nikmat untuk bisa travelling atau jalan2, tapi jadi sering lupa sama Sang Pemberi Nikmat, jadi kurang ibadahnya, jadi kurang sedekahnya. Ya Allah ampuni kami yg selama ini kurang bersyukur..

Rabu, 15 April 2020

Pandemi

Pandemi covid 19. Tak pernah terbayangkan sebelumnya akan mengalami peristiwa ini. Betapa seisi dunia dibuat takut olehnya. Hingga sebagian besar negara menerapkan kebijakan lockdown untuk menyelamatkan warganya dari serangan virus yang mematikan ini.
Virus yang lebih dikenal dengan sebutan virus corona ini bernama severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2), yaitu virus yang menyerang sistem pernapasan.Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, bahkan kematian. Yang membahayakan adalah bahwa virus ini menular dengan sangat cepat, bahkan lebih cepat dari penularan virus sars. Sehingga WHO menyatakan covid 19 sebagai pandemi, artinya menyerang hampir seluruh bagian dunia.
Allaahu akbar...betapa agung Kuasa Mu Ya Allah. Hanya dengan mengirimkan mahluk mikroskopis, Engkau menunjukkan bahwa manusia tak berdaya tanpa Kuasa Mu. Dan entah kapan pandemi ini akan berakhir, karena di Indonesia saja, semakin hari jumlah kasus positif semakin bertambah. Bahkan kepala BNPB menyatakan, bahwa puncak pandemi di indonesia adalah 1,5 bulan lagi dari sekarang, atau sekitar bulan juni. Ya Allah, kuatkanlah kami..
Yang bisa kita lakukan selama ini adalah  ikhtiar dengan menerapkan pola hidup bersih & sehat, stay at home atau melakukan aktivitas di rumah saja. Dan kalau pun ada kepentingan sehingga harus keluar rumah, usahakan untuk  menjaga jarak dan memakai masker ketika berada di ruang publik. Bahkan sebagian pemerintah daerah telah menerapkan PSBB atau pembatasan sosial berskala besar untuk mengurangi menyebarnya virus ini.  Semoga ikhtiar ini membuahkan hasil, dan semoga Allah segera mengangkat wabah ini dari muka bumi, Aamiin Ya Allah..

Ramadhan yang berbeda

Hari ini bertepatan dengan hari ketiga bulan ramadhan di tahun ini. Dan ramadhan kali ini sangatlah berbeda. Di beberapa wilayah...